Sinergi untuk Rakyat: Pemda, BAZNAS Lombok Tengah, dan BPJS Kesehatan Resmikan PKS Program UHC
19/12/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Loteng
#PKSPemdaBAZNASdanBPJSKesehatan #Jaminankesehatanmasyarakatmiskinlomboktengah
Momentum bersejarah bagi dunia kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah tercipta hari ini, Jum’at, 19 Desember 2025. Bertempat di Kantor Bupati Lombok Tengah, dilaksanakan seremonial penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, dan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini berfokus pada implementasi Program Universal Health Coverage (UHC), sebuah langkah progresif untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses jaminan kesehatan yang merata dan bermutu.
Program UHC ini dirancang untuk menghapus hambatan finansial yang selama ini menjadi kendala utama bagi warga kurang mampu dalam mengakses layanan medis. Melalui PKS ini, BAZNAS Lombok Tengah mengambil peran strategis dengan berpartisipasi membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menanggung biaya jaminan kesehatan, fasilitas kesehatan, hingga pengobatan gratis. Fokus utama bantuan ini adalah masyarakat yang tergolong dalam kelompok miskin ekstrem atau Desil 1, yang sangat membutuhkan jaring pengaman sosial di bidang kesehatan.
Ketepatan sasaran menjadi prioritas utama dalam penyaluran manfaat ini. BAZNAS Lombok Tengah menegaskan bahwa seluruh data masyarakat penerima manfaat telah melalui proses penyaringan yang ketat. Para Amil pelaksana BAZNAS telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan survey dan verifikasi faktual guna memastikan bahwa mereka yang didaftarkan dalam program UHC benar-benar tepat sasaran dan memenuhi kriteria syariah serta regulasi pemerintah sebagai penerima zakat dan bantuan sosial.
Pihak BPJS Kesehatan menyambut baik keterlibatan BAZNAS sebagai mitra pendanaan. Sinergi ini dianggap sebagai solusi inovatif dalam menutup celah pembiayaan jaminan kesehatan nasional di tingkat lokal. Dengan tercapainya UHC, masyarakat Lombok Tengah kini memiliki jaminan kepastian untuk mendapatkan layanan medis di berbagai tingkatan fasilitas kesehatan tanpa perlu khawatir akan beban finansial yang memberatkan di kemudian hari.
Acara penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H.L Pathul Bahri, yang didampingi oleh Ketua BAZNAS Lombok Tengah, TGH Ma'arif Makmun Diranse, serta Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Tengah, TGH Ma'arif Abdul Majid. Pihak BPJS Kesehatan hadir sebagai mitra penyelenggara jaminan kesehatan nasional yang akan mengelola kepesertaan masyarakat Lombok Tengah yang didaftarkan melalui jalur kontribusi bersama Pemda dan BAZNAS ini.
Kehadiran jajaran pejabat daerah dalam acara ini menunjukkan dukungan lintas sektor yang sangat kuat. Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas PMD, serta pimpinan dari Bapperida, BKAD, dan Kepala Bagian Hukum Setda Lombok Tengah. Sinergi antar-OPD ini sangat krusial dalam menyelaraskan data kependudukan dan administrasi keuangan daerah agar program UHC berjalan tanpa kendala birokrasi.
Dukungan dari fasilitas kesehatan juga terlihat sangat solid dengan hadirnya para pimpinan rumah sakit penyedia layanan di wilayah Lombok Tengah. Terlihat hadir di lokasi acara Direktur RSI Yatofa, Direktur RS Adikarsa, dan Direktur RS Cahaya Medika. Kehadiran para direktur rumah sakit ini menegaskan kesiapan infrastruktur kesehatan dalam menerima dan memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta UHC, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta yang telah menjalin kerja sama.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Lombok Tengah, TGH Ma'arif Makmun Diranse, menyampaikan pesan penuh haru dan optimisme. Beliau berharap program ini menjadi solusi abadi bagi masalah kesehatan dhuafa di Lombok Tengah. "Kami berharap dengan adanya program UHC ini, tidak ada lagi masyarakat kita yang merasa takut untuk berobat karena ketiadaan biaya. Kami ingin mewujudkan masyarakat Lombok Tengah yang terjamin kesehatannya, di mana rasa sakit mereka adalah duka kita bersama, dan kesembuhan mereka adalah prioritas amanah zakat yang kami kelola," ungkapnya dengan penuh harapan.
Bupati Lombok Tengah, H.L Pathul Bahri, menutup rangkaian acara dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS yang telah menjadi mitra yang sangat responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Beliau menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan anggaran daerah dapat dicarikan solusinya melalui integrasi dana ZIS yang dikelola secara profesional. Dengan diresmikannya PKS ini, Lombok Tengah kini melangkah lebih pasti menuju daerah dengan standar pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya.
Berita Lainnya
Sinergi Digitalisasi Zakat: BAZNAS Lombok Timur Lakukan Studi Tiru Pengembangan IT ke BAZNAS Lombok Tengah
Bagikan Bantuan Modal Usaha Produktif Kepada 16 Guru Honorer Non Sertifikasi
BAZNAS Lombok Tengah Salurkan Bantuan ZIS untuk 43 Lembaga dan 11 Mahasiswa
Gerakan Sehat, Donasi Hebat: Pemda Loteng dan Baznas Sukses Mengubah Senam Rutin Jadi Aksi Kemanusiaan Akbar
Sinergi Berkelanjutan: BAZNAS Kota Mataram Kembali Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Lombok Tengah
Dzikir dan Sholawat Bersama Dirangkai Layanan Kesehatan Gratis Tandai Kiprah Perdana UPZ Desa Menemeng

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
