WhatsApp Icon

Sinergi BAZNAS Lombok Tengah dan Islamic Relief Indonesia Bahas Capaian Program MEMPHIS untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

16/10/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Loteng

Bagikan:URL telah tercopy
Sinergi BAZNAS Lombok Tengah dan Islamic Relief Indonesia Bahas Capaian Program MEMPHIS untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

#IslamicReliefIndonesia #BAZNASLOMBOKTENGAH #MEMPHIS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah bersama Yayasan Islamic Relief Indonesia menggelar pertemuan khusus guna membahas perkembangan dan capaian implementasi program Make Extreme Poverty History Through Poor Graduation Approach (MEMPHIS-PGA). Program kolaborasi ini didanai oleh Islamic Relief Canada dan didukung secara penuh (co-funded) oleh BAZNAS Lombok Tengah.   Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, antara lain Ketua BAZNAS Lombok Tengah TGH Ma'arif Makmun Diranse, Wakil Ketua I TGH Ma'arif Abdul Majid, serta Wakil Ketua II TGH Lalu Mala Sar'i. Sementara itu, hadir mewakili Yayasan Islamic Relief Indonesia, Teuku Candra Kirana selaku Deputy CEO and Head of Operations yang turut memberikan sambutan hangat, didampingi oleh Ilham Muhtar selaku Area Program Coordinator Islamic Relief wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).Dalam laporan perkembangan yang dipaparkan, program MEMPHIS di Kabupaten Lombok Tengah sejauh ini telah menyasar 250 Rumah Tangga (RT) penerima manfaat (pemegang hak) miskin ekstrem yang tersebar di dua desa intervensi, yaitu Desa Pengenjek (152 RT) dan Desa Darek (98 RT).   Pertemuan tersebut menyoroti capaian penting pada tiga pilar utama program MEMPHIS:   Pilar 1 (Ketahanan Pangan): Telah diselenggarakan pelatihan pengolahan makanan sehat dan bergizi bekerjasama dengan Puskesmas Darek dan Bonjeruk di 13 Self-Help Group (SHG), serta pelatihan pemanfaatan tanaman pekarangan bersama penyuluh pertanian setempat.   Pilar 2 (Peningkatan Pendapatan/Usaha): Sebanyak 241 dari 250 RT sasaran (96,4%) telah menerima transfer bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp8,6 juta melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI). Hingga Juli 2026, sebanyak 195 penerima manfaat (78%) telah aktif menjalankan usaha produktifnya di sektor peternakan, perdagangan, dan produksi rumahan.   Pilar 3 (Inklusi Keuangan & Penguatan Kelompok): Sebanyak 17 Kelompok Swadaya Masyarakat (SHG) berhasil dibentuk di dua desa dengan akumulasi total tabungan mencapai Rp19,82 juta.   Melihat tren perkembangan dan dampak positif yang sangat baik di lapangan, selanjutnya program MEMPHIS ini akan menambah kuota penerima manfaat. Tambahan sasaran tersebut mencakup 50 penerima manfaat di Desa Darek dan 69 penerima manfaat di Desa Pengenjek, guna memperluas jangkauan penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah Lombok Tengah.Dalam sambutannya, Deputy CEO and Head of Operations Islamic Relief Indonesia, Teuku Candra Kirana, mengapresiasi kemitraan strategis dan komitmen BAZNAS Lombok Tengah. Sinergi antara lembaga zakat dan organisasi kemanusiaan ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan transisi masyarakat miskin ekstrem menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.   Hasil pemantauan pasca-distribusi (Post-Distribution Monitoring) juga menunjukkan kepuasan 100% dari penerima manfaat terhadap proses pemilihan serta kualitas aset usaha yang diterima. Melalui perluasan alokasi, penguatan kapasitas multiusaha, budaya menabung, dan pendampingan intensif, kolaborasi BAZNAS Lombok Tengah dan Islamic Relief Indonesia ini diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan ekstrem secara permanen di Kabupaten Lombok Tengah.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Tengah.

Lihat Daftar Rekening →