WhatsApp Icon
Tragedi Jurang Tune Kuta: BAZNAS Loteng Santuni Bayi Reandra Wijaya yang Kehilangan Kedua Orang Tuanya

Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah melalui aksi cepat tanggap terhadap musibah tragis yang menimpa satu keluarga. Kecelakaan maut tersebut terjadi di kawasan jurang Tune, jalur arah Kuta. Peristiwa memilukan ini merenggut nyawa pasangan suami istri—ayah dan ibu korban—sementara bayi mereka berhasil selamat dari maut meski harus mengalami luka-luka dan kehilangan orang tuanya sekaligus.

?Bayi mungil yang selamat dalam tragedi tersebut diketahui bernama Rayandra Wijaya, warga asal Desa Prabu. Duka mendalam yang menyelimuti nasib sang bayi menggerakkan nurani kemanusiaan berbagai pihak di daerah setempat. Mengingat kondisi yatim piatu yang mendadak serta kebutuhan perawatan medis yang mendesak, BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah segera mengambil langkah nyata untuk memberikan pendampingan dan uluran tangan.

?Sebagai bentuk komitmen dalam pelayanan umat dan aksi kemanusiaan, langkah sigap ini diwujudkan melalui sinergi lintas sektoral yang kuat. BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah berkoordinasi secara intensif dengan  TKPKD Lombok Tengah untuk merumuskan serta menyalurkan bantuan darurat yang tepat sasaran bagi penanganan sang bayi.

?Sinergi dan koordinasi yang terjalin dengan baik antara lembaga zakat dan unsur pemerintah daerah tersebut dengan cepat direalisasikan di lapangan. Tim gabungan langsung bergerak menuju fasilitas kesehatan tempat korban dirawat guna memastikan proses pengobatan serta kebutuhan dasar dan logistik sang bayi dapat terpenuhi secara optimal.

?Penyaluran bantuan kemanusiaan ini diantarkan dan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Tengah, TGH Lalu Mala Sar'i, bersama tim dan jajaran TKPKD di Rumah Sakit Mandalika pada hari Kamis, 5 November 2026. Kehadiran langsung pimpinan BAZNAS bersama rombongan di rumah sakit tidak hanya untuk menyerahkan bantuan materiil guna meringankan beban perawatan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian mendalam bagi keluarga yang mendampingi sang bayi.

?Melalui bantuan dan perhatian ini, diharapkan proses pemulihan kesehatan Rayandra Wijaya dapat berjalan lancar serta kebutuhan perawatan pasca-tragedi dapat terus terjaga dengan baik. Aksi nyata yang dipimpin langsung oleh TGH Lalu Mala Sar'i ini kembali menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah untuk selalu hadir di garda terdepan meringankan beban warga yang tertimpa musibah berat

06/11/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Loteng
Kegiatan Pengumpulan ZIS Harian BAZNAS Lombok Tengah

Hari penuh berkah dan kepedulian sosial menyelimuti Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah ketika gelombang kebaikan datang dari dunia pendidikan. Berbagai sekolah mitra menunjukkan komitmen nyata dalam berbagi dan menguatkan ukhuwah Islamiyah dengan menyalurkan infak secara langsung. Kehadiran para perwakilan sekolah ini disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran pengurus BAZNAS Lombok Tengah yang mengapresiasi tinggi kesadaran berbagi sejak usia dini di lingkungan satuan pendidikan.

Salah satu momen istimewa hadir dari SDN Petikus yang secara khusus datang langsung ke kantor BAZNAS Lombok Tengah untuk menyerahkan infak. Kehadiran para guru dan perwakilan siswa ini mencerminkan semangat gotong royong dan pendidikan karakter yang tertanam dengan baik di sekolah. Mereka berharap infak yang dikumpulkan dari para siswa dan guru tersebut dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan uluran tangan di wilayah Lombok Tengah.

Tidak ketinggalan, Forum Sekolah Dasar (SD) Swasta Lombok Tengah turut ambil bagian dalam aksi mulia ini dengan mendatangi kantor BAZNAS secara langsung. Partisipasi aktif dari forum ini membuktikan bahwa semangat filantropi dan kepedulian sosial tumbuh subur di berbagai jejaring institusi pendidikan swasta. Kolaborasi lintas sekolah ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak lembaga pendidikan lain untuk turut serta membangun budaya berbagi yang berkelanjutan di Bumi Tatas Tuhu Trasna.

Selain menerima kunjungan langsung dari berbagai sekolah mitra, roda pengumpulan dana kebaikan ini juga terus bergerak aktif di lapangan melalui penjemputan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Staf Pengumpulan BAZNAS Lombok Tengah dengan sigap melaksanakan tugas penjemputan ZIS langsung di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Lombok Tengah. Langkah proaktif ini diambil guna memudahkan para dermawan di lingkungan legislatif dalam menunaikan kewajiban dan kepedulian sosial mereka tanpa kendala waktu.

Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran dan penjemputan ZIS ini menegaskan betapa kuatnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan berbagai elemen strategis di Kabupaten Lombok Tengah. BAZNAS Lombok Tengah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada SDN Petikus, Forum SD Swasta Lombok Tengah, serta para pimpinan dan pegawai di Kantor DPR. Amanah yang telah dititipkan ini berkomitmen untuk dikelola secara profesional dan transparan demi mewujudkan kesejahteraan umat yang lebih merata.

04/11/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Loteng
Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Binaan BAZNAS Lombok Tengah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Binaan yang dirangkaikan secara langsung dengan bimbingan teknis penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Sederhana untuk tahun 2027. Agenda strategis ini dilaksanakan guna memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan kapasitas pengurus UPZ di tingkat desa, serta menyelaraskan arah kebijakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Acara diawali dengan sambutan pertama yang disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah, TGH. Ma'arif Abdul Majid. Dalam arahannya, beliau memberikan penguatan mendalam mengenai pentingnya peran strategis UPZ sebagai ujung tombak pengumpulan zakat di tingkat lokal. Beliau menekankan bahwa pengurus UPZ harus memiliki komitmen tinggi dan pemahaman regulasi yang kuat agar potensi ZIS di wilayah pedesaan dapat dioptimalkan secara efektif demi mengentaskan kemiskinan umat.

 

Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Sar'i. Dalam paparan penyemangatnya, beliau memfokuskan pentingnya tata kelola pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang tepat sasaran. Beliau mengingatkan agar setiap program pendayagunaan dana ZIS yang direncanakan oleh pengurus UPZ senantiasa berpedoman pada kaidah syariah serta berorientasi pada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup mustahik di desa masing-masing.

 

Usai sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan RKAT Sederhana untuk tahun 2027 yang dipandu langsung oleh tim BAZNAS. Penyusunan perencanaan anggaran sejak dini ini dirancang untuk melatih para pengurus UPZ dalam menyusun target penerimaan dan rencana penyaluran secara terstruktur. Dengan RKAT yang matang dan terukur, seluruh program kerja UPZ pada tahun 2027 mendatang diharapkan dapat berjalan sistematis, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

 

Momen krusial lainnya dalam rapat koordinasi ini adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) resmi kepada UPZ Binaan yang baru bergabung. SK penetapan tersebut diserahkan secara simbolis kepada empat pengurus UPZ Desa, yakni UPZ Desa Berinding, UPZ Desa Lendang Tampel, UPZ Desa Jelantik, dan UPZ Desa Selebung Rembige. Penyerahan SK ini menjadi legitimasi hukum yang sah bagi para amil di tingkat desa dalam menjalankan tugas-tugas pengelolaan ZIS di wilayahnya.

 

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta komitmen bersama dari seluruh peserta rapat koordinasi. Dengan diterimanya SK resmi oleh UPZ Desa Berinding, UPZ Desa Lendang Tampel, UPZ Desa Jelantik, dan UPZ Desa Selebung Rembige, BAZNAS Lombok Tengah optimistis jaringan tata kelola zakat berbasis desa akan semakin kuat, solid, dan memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

02/11/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Loteng
Sinergi BAZNAS Lombok Tengah dan Islamic Relief Indonesia Bahas Capaian Program MEMPHIS untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah bersama Yayasan Islamic Relief Indonesia menggelar pertemuan khusus guna membahas perkembangan dan capaian implementasi program Make Extreme Poverty History Through Poor Graduation Approach (MEMPHIS-PGA). Program kolaborasi ini didanai oleh Islamic Relief Canada dan didukung secara penuh (co-funded) oleh BAZNAS Lombok Tengah.   Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, antara lain Ketua BAZNAS Lombok Tengah TGH Ma'arif Makmun Diranse, Wakil Ketua I TGH Ma'arif Abdul Majid, serta Wakil Ketua II TGH Lalu Mala Sar'i. Sementara itu, hadir mewakili Yayasan Islamic Relief Indonesia, Teuku Candra Kirana selaku Deputy CEO and Head of Operations yang turut memberikan sambutan hangat, didampingi oleh Ilham Muhtar selaku Area Program Coordinator Islamic Relief wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).Dalam laporan perkembangan yang dipaparkan, program MEMPHIS di Kabupaten Lombok Tengah sejauh ini telah menyasar 250 Rumah Tangga (RT) penerima manfaat (pemegang hak) miskin ekstrem yang tersebar di dua desa intervensi, yaitu Desa Pengenjek (152 RT) dan Desa Darek (98 RT).   Pertemuan tersebut menyoroti capaian penting pada tiga pilar utama program MEMPHIS:   Pilar 1 (Ketahanan Pangan): Telah diselenggarakan pelatihan pengolahan makanan sehat dan bergizi bekerjasama dengan Puskesmas Darek dan Bonjeruk di 13 Self-Help Group (SHG), serta pelatihan pemanfaatan tanaman pekarangan bersama penyuluh pertanian setempat.   Pilar 2 (Peningkatan Pendapatan/Usaha): Sebanyak 241 dari 250 RT sasaran (96,4%) telah menerima transfer bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp8,6 juta melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI). Hingga Juli 2026, sebanyak 195 penerima manfaat (78%) telah aktif menjalankan usaha produktifnya di sektor peternakan, perdagangan, dan produksi rumahan.   Pilar 3 (Inklusi Keuangan & Penguatan Kelompok): Sebanyak 17 Kelompok Swadaya Masyarakat (SHG) berhasil dibentuk di dua desa dengan akumulasi total tabungan mencapai Rp19,82 juta.   Melihat tren perkembangan dan dampak positif yang sangat baik di lapangan, selanjutnya program MEMPHIS ini akan menambah kuota penerima manfaat. Tambahan sasaran tersebut mencakup 50 penerima manfaat di Desa Darek dan 69 penerima manfaat di Desa Pengenjek, guna memperluas jangkauan penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah Lombok Tengah.Dalam sambutannya, Deputy CEO and Head of Operations Islamic Relief Indonesia, Teuku Candra Kirana, mengapresiasi kemitraan strategis dan komitmen BAZNAS Lombok Tengah. Sinergi antara lembaga zakat dan organisasi kemanusiaan ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan transisi masyarakat miskin ekstrem menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.   Hasil pemantauan pasca-distribusi (Post-Distribution Monitoring) juga menunjukkan kepuasan 100% dari penerima manfaat terhadap proses pemilihan serta kualitas aset usaha yang diterima. Melalui perluasan alokasi, penguatan kapasitas multiusaha, budaya menabung, dan pendampingan intensif, kolaborasi BAZNAS Lombok Tengah dan Islamic Relief Indonesia ini diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan ekstrem secara permanen di Kabupaten Lombok Tengah.

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Loteng
Dukung Para Penghafal Al-Quran, BAZNAS Lombok Tengah Salurkan Bantuan Beasiswa Tahfidz

Menjaga Al-Qur'an adalah jalan menuju keberkahan. Komitmen ini kembali ditegaskan oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah melalui penyaluran bantuan beasiswa dan alat pendukung pembelajaran bagi para santri Tahfidz Al-Qur'an tergolong kurang mampu di wilayah Lombok Tengah.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren Darul Qur'an, Desa Nyerot, Kecamatan Jonggat. Hadir langsung mewakili lembaga, Staf Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, Halid Iswadi, untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para santri penerima manfaat.

Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki, program ini dirancang untuk memastikan tidak ada calon hafizh dan hafizhah di Lombok Tengah yang terhenti hafalannya akibat keterbatasan ekonomi.

BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat serta para muzakki yang secara konsisten memercayakan penyaluran ZIS-nya. Dukungan berkelanjutan ini menjadi modal utama dalam mencetak generasi Qur'ani yang berprestasi dan berakhlak mulia di Bumi Tatas Tuhu Trasna.

18/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Loteng

Berita Terbaru

BAZNAS Lombok Tengah Buktikan: Uluran Tangan Kecil, Dampak Besar bagi Penyandang Disabilitas
BAZNAS Lombok Tengah Buktikan: Uluran Tangan Kecil, Dampak Besar bagi Penyandang Disabilitas
Di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan hidup, harapan baru menyinari keluarga Oksan di Serengat Selatan, Prapen, Praya. BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, melalui program penyaluran bantuan kursi roda, telah memberikan "sayap" baru bagi Oksan Aprian, anak pertama dari dua bersaudara yang berusia 14 tahun. Kisah Oksan, yang mengalami disabilitas, menyentuh hati tim BAZNAS yang dipimpin oleh saudara Muhammad Ahsani Taqwim, A.md. Dengan penuh kepedulian, mereka menyalurkan bantuan kursi roda yang sangat dibutuhkan oleh Oksan. "Kami sangat terharu dan bersyukur atas bantuan ini. Kursi roda ini akan sangat membantu Oksan dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ungkap Ibu Oksan dengan mata berkaca-kaca. Bapak Oksan, yang berprofesi sebagai tukang ojek, dan Ibu Oksan, seorang ibu rumah tangga, selama ini berjuang keras untuk memberikan yang terbaik bagi kedua buah hati mereka. Namun, keterbatasan ekonomi seringkali menjadi penghalang. "Bantuan kursi roda ini bukan sekadar alat bantu, tetapi juga simbol kepedulian dan harapan," ujar Muhammad Ahsani Taqwim, A.md. "Kami berharap, dengan bantuan ini, Oksan dapat lebih mandiri dan bersemangat dalam meraih cita-citanya." Penyaluran bantuan kursi roda ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas. "Uluran tangan kecil" ini memberikan dampak yang sangat besar bagi keluarga Oksan, membuktikan bahwa kepedulian dan kebersamaan dapat mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik
BERITA14/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
Sentuhan Hangat Zakat BAZNAS dan LKKS di Lombok Tengah
Sentuhan Hangat Zakat BAZNAS dan LKKS di Lombok Tengah
Di tengah gemuruh Ramadan yang penuh berkah, tersembunyi kisah-kisah pilu para lansia di 12 kecamatan Lombok Tengah. Keriput di wajah mereka tak hanya menyimpan jejak usia, tetapi juga beban hidup yang berat. Namun, Ramadan kali ini membawa secercah harapan, menghadirkan senyum yang kembali mekar di wajah-wajah renta itu. BAZNAS Lombok Tengah, dengan kepekaan nuraninya, menggandeng Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Lombok Tengah, sebuah jembatan kasih yang menghubungkan uluran tangan para dermawan dengan mereka yang membutuhkan. Kolaborasi ini bukan sekadar penyaluran zakat, tetapi sebuah perjalanan hati yang menyentuh relung-relung jiwa para lansia. Tim BAZNAS diwakilkan oleh Baiq Yusri Rahmi Kharismaputri, bersama Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, Ketua LKKS Lombok Tengah, turun langsung ke pelosok-pelosok desa. Mereka bukan hanya mengantarkan bantuan, tetapi juga membawa serta kehangatan Ramadan, menyapa dengan senyum tulus, dan mendengarkan kisah-kisah kehidupan yang penuh liku. Rp 108.000.000, bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata kepedulian yang diubah menjadi paket-paket kebahagiaan. Uang tunai yang diselipkan di tangan keriput, paket sembako yang meringankan beban dapur, semua itu adalah bukti bahwa di tengah keterbatasan, masih ada yang peduli. Setiap tetes air mata haru, setiap senyum yang merekah, adalah bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jembatan kasih yang menghubungkan hati. Kolaborasi BAZNAS dan LKKS Lombok Tengah adalah oase di tengah gurun kehidupan, menyemai kebaikan, dan menghadirkan Ramadan yang istimewa bagi para lansia.
BERITA13/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
SDN 22 Praya dan BAZNAS Lombok Tengah Membangun Generasi Peduli Sesama Melalui Program Infak Sedekah
SDN 22 Praya dan BAZNAS Lombok Tengah Membangun Generasi Peduli Sesama Melalui Program Infak Sedekah
SDN 22 Praya menunjukkan komitmen kuat dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap sesama. Melalui program infak sedekah, sekolah ini bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah untuk menanamkan nilai-nilai sosial dan keagamaan kepada para siswa. Guru dari SDN 22 Praya secara langsung menyerahkan hasil pengumpulan infak sedekah dari ratusan siswa kelas satu sampai dengan kelas enam kepada BAZNAS Lombok Tengah di Jalan Rinjani No. 16, Praya. Infak yang terkumpul merupakan hasil dari partisipasi aktif seluruh siswa yang dengan sukarela menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu sesama. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan. Dengan menyalurkan infak sedekah melalui BAZNAS, para siswa belajar tentang pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan akuntabel. Program infak sedekah ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan karakter di SDN 22 Praya supaya siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan rasa empati terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat belajar untuk saling membantu dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Para siswa pun tampak antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka merasa senang dapat berkontribusi dalam membantu sesama melalui infak sedekah yang mereka kumpulkan. Kerja sama antara SDN 22 Praya dan BAZNAS Lombok Tengah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam membangun generasi muda yang peduli dan berakhlak mulia.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
DPRD Lombok Tengah Buktikan Komitmen, Rutin Salurkan Zakat Profesi ke BAZNAS
DPRD Lombok Tengah Buktikan Komitmen, Rutin Salurkan Zakat Profesi ke BAZNAS
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pengumpulan zakat di daerah tersebut. Setiap bulannya, para anggota dewan secara rutin menyalurkan zakat profesi mereka melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah. Kali ini, penyaluran zakat profesi dilakukan dengan memanfaatkan layanan jemput zakat yang disediakan oleh BAZNAS. Amil BAZNAS Lombok Tengah, M. Rudini, bertugas menjemput langsung zakat dari para anggota dewan di kantor DPRD yang terletak di Jalan Praya Kopang, Kelurahan Jontak, Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah zakat yang disalurkan pada kesempatan kali ini mencapai Rp 6.272.300. Dana tersebut akan dikelola oleh BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Penyaluran zakat profesi ini merupakan bentuk kepedulian para anggota dewan terhadap masyarakat yang kurang mampu. Penyaluran zakat profesi oleh DPRD Lombok Tengah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam program pengumpulan zakat. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah dapat semakin meningkat.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
Pengadilan Agama Praya Geger! Ada Apa dengan Layanan Jemput Zakat BAZNAS?
Pengadilan Agama Praya Geger! Ada Apa dengan Layanan Jemput Zakat BAZNAS?
Suasana di Pengadilan Agama Praya mendadak menjadi sorotan. Bukan karena perkara persidangan, melainkan kehadiran layanan jemput zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah. Dipimpin oleh M. Rudini, amil BAZNAS yang dikenal ramah dan sigap, layanan ini ternyata menyimpan cerita yang menarik perhatian banyak pihak. Layanan jemput zakat profesi ini sebenarnya bukan hal baru. BAZNAS Lombok Tengah telah lama menjalankan program ini, menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Tujuannya sederhana, namun mulia: memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara BAZNAS dan umat. Filosofi di balik layanan ini adalah bagaimana Baznas Kabupaten Lombok Tengah ingin menjemput bola, bukan menunggu masyarakat datang. Dengan jemput zakat, Baznas Kabupaten Lombok Tengah bisa lebih dekat dengan masyarakat, mengedukasi tentang pentingnya zakat, dan memastikan dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) tersalurkan dengan baik. M. Rudini dan timnya tidak hanya sekadar menerima zakat. Mereka juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pegawai, menjelaskan berbagai program BAZNAS, dan menjawab pertanyaan seputar zakat. Baznas Kabupaten Lombok Tengah ingin masyarakat tidak hanya sekadar membayar zakat, tetapi juga memahami manfaat dan dampaknya bagi kesejahteraan umat. Kehadiran layanan jemput zakat di Pengadilan Agama Praya ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Lombok Tengah terus berinovasi dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Layanan ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, tetapi juga tentang edukasi, sosialisasi, dan membangun kesadaran akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
BAZNAS Lombok Tengah dan Perusahaan Baja Ringan Terbesar di Lombok Wujudkan Sinergi Nyata dalam Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
BAZNAS Lombok Tengah dan Perusahaan Baja Ringan Terbesar di Lombok Wujudkan Sinergi Nyata dalam Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta dalam upaya optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah nyata adalah kolaborasi erat dengan perusahaan-perusahaan baja ringan terbesar di Lombok, yang terhimpun dalam Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Perusahaan Ekstra Berbagi. UPZ Ekstra Berbagi merupakan wadah sinergi dari beberapa perusahaan terkemuka, antara lain PT Baja NTB Sejahtera, PT Baja Besi Indonesia, ExtraTruss LOMBOK, PT Elit Sejahtera Nusantara, PT Samudra Pasifik Indonesia, dan PT Karya Baja Raya. Kolaborasi ini telah terjalin sejak tahun 2023, dan telah membuahkan hasil signifikan dalam pengumpulan dan penyaluran dana ZIS, mencapai ratusan juta rupiah. Untuk memperkuat kemitraan ini, BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah secara rutin menggelar diskusi dan audiensi dengan UPZ Ekstra Berbagi. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi pengumpulan ZIS yang lebih efektif, serta memastikan penyaluran dana tepat sasaran kepada para mustahik. Baru-baru ini, tim dari BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor UPZ Ekstra Berbagi di Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Kunjungan ini disambut hangat oleh pimpinan perusahaan dan pengurus UPZ, yang menunjukkan komitmen kuat mereka dalam mendukung program-program BAZNAS. Sementara itu, perwakilan dari UPZ Ekstra Berbagi menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah dan UPZ Ekstra Berbagi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Lombok Tengah untuk turut berpartisipasi dalam program-program ZIS.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
Teladan Kedermawanan Yayasan Al Maarif Kateng Setor Infak Ratusan Ribu ke BAZNAS Lombok Tengah
Teladan Kedermawanan Yayasan Al Maarif Kateng Setor Infak Ratusan Ribu ke BAZNAS Lombok Tengah
Yayasan Pendidikan Islam Al Maarif Kateng menunjukkan teladan kedermawanan dengan menyalurkan infak sebesar Rp 642.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah. Penyerahan infak ini dilakukan oleh perwakilan Yayasan Al Maarif Kateng dan diterima langsung oleh staf amil BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah di kantor BAZNAS setempat. Infak yang disalurkan ini merupakan hasil pengumpulan dari para siswa, guru, dan staf Yayasan Al Maarif Kateng. Langkah ini merupakan wujud nyata dari kepedulian lembaga pendidikan Islam tersebut terhadap sesama, serta komitmen mereka untuk mendukung program-program sosial yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah. "Kami sangat mengapresiasi kedermawanan Yayasan Al Maarif Kateng yang telah mempercayakan infak mereka kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah," ujar salah satu staf amil BAZNAS. "Infak ini akan kami salurkan kepada mereka yang berhak, sesuai dengan program-program yang telah kami tetapkan." BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah memiliki berbagai program unggulan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti program bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. Infak yang disalurkan oleh Yayasan Al Maarif Kateng ini akan sangat membantu dalam menjalankan program-program tersebut. "Kami berharap, langkah kecil yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap perwakilan Yayasan Al Maarif Kateng. "Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS." Penyerahan infak ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan Islam tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat. Semoga langkah ini dapat menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk turut serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
BAZNAS Lombok Tengah Gelar Sharing Session dengan 26 UPZ Desa Binaan, Persiapkan Ramadhan Optimal
BAZNAS Lombok Tengah Gelar Sharing Session dengan 26 UPZ Desa Binaan, Persiapkan Ramadhan Optimal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Tengah menggelar acara Sharing Session yang dihadiri oleh 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Binaan Kamis, 5/3/25. Acara yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah Bidang Pengumpulan, TGH Lalu Mala Sar'i, ini bertujuan untuk mempersiapkan optimalisasi pengumpulan zakat fitrah dan program belanja bareng yatim menjelang Idul Fitri 1446 H. Dalam sambutannya, TGH Lalu Mala Sar'i menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ Desa Binaan dalam menjalankan program-program ZIS. "Dengan adanya kerjasama yang baik, kita dapat memaksimalkan potensi zakat fitrah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Salah satu hasil penting dari Sharing Session ini adalah target pengumpulan zakat fitrah sebesar 3 ton. Target ini ditetapkan berdasarkan potensi zakat fitrah di wilayah Lombok Tengah dan diharapkan dapat tercapai dengan dukungan penuh dari seluruh UPZ Desa Binaan. "Kami yakin dengan kerjasama yang solid, target 3 ton zakat fitrah dapat kita capai," tegas TGH Lalu Mala Sar'i. Selain membahas pengumpulan zakat fitrah, Sharing Session ini juga membahas teknis pelaksanaan program belanja bareng yatim. Program ini merupakan kegiatan rutin BAZNAS Lombok Tengah setiap tahunnya untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim menjelang Idul Fitri. "Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim juga dapat merasakan kebahagiaan di hari raya Idul Fitri," jelas TGH Lalu Mala Sar'i. Para peserta Sharing Session, yang terdiri dari pengurus UPZ Desa Binaan, antusias mengikuti acara ini. Mereka memberikan berbagai masukan dan saran untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat fitrah dan pelaksanaan program belanja bareng yatim. "Kami siap mendukung BAZNAS Lombok Tengah dalam menjalankan program-program ZIS," ujar salah satu peserta. BAZNAS Lombok Tengah berharap, melalui Sharing Session ini, kerjasama dengan UPZ Desa Binaan dapat semakin erat dan program-program ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Loteng
Pelatihan Z Coffee BAZNAS Dorong Semangat Wirausaha di Kalangan Santri
Pelatihan Z Coffee BAZNAS Dorong Semangat Wirausaha di Kalangan Santri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pelatihan entrepreneurship ZCoffee untuk 103 santri dari 20 pesantren dan 10 mahasiswa dari lima perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Pelatihan ini bertujuan mencetak wirausaha muda di bidang kuliner dan kopi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membangkitkan semangat wirausaha di kalangan santri dan mahasiswa. “Kami ingin mereka belajar sambil bekerja. Selain itu, bagi mereka yang sudah lulus, diharapkan dapat mengembangkan usaha ini, mengingat potensi bisnis kopi di Indonesia yang luar biasa," ujar Kiai Noor dalam sambutan pada Pelatihan Entrepreneurship BAZNAS, di Jawa Tengah. "Potensi bisnis kopi di Indonesia sangat besar, namun kita masih tertinggal dibandingkan beberapa negara lain. Oleh karena itu, kita harus kembali membangkitkan sektor ini, termasuk mencetak para patender dan barista handal,” lanjutnya. Menurutnya, kopi Indonesia sudah dikenal di dunia, tetapi belum mendapatkan perhatian optimal. “Melalui pelatihan ini, kita ingin mengedukasi santri dan mahasiswa bahwa mereka memiliki peluang besar untuk berwirausaha di bidang ini. Kami juga berharap program ini dapat diperluas ke berbagai kampus dan pesantren lainnya,” katanya. Selain industri kopi, pelatihan ini juga mencakup bidang jasa boga yang berpotensi mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menekankan pentingnya menggerakkan UMKM untuk menciptakan kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda. “Anak-anak muda memiliki semangat dan kekuatan untuk berusaha, sehingga ke depan mereka dapat menunjukkan bahwa mereka mampu mandiri dan berdaya saing. Dengan demikian, tidak ada lagi kesenjangan atau ketidakpastian di lingkungan kita. Justru dari sinilah BAZNAS akan hadir menerangi dan memperkuat semangat entrepreneurship anak-anak muda,” ujarnya. "Insya Allah, bersama BAZNAS Jawa Tengah, kami (BAZNAS RI) akan terus memberikan yang terbaik dengan keuntungan yang optimal, yang tidak hanya bermanfaat bagi mereka sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar," pungkasnya. Ketua BAZNAS Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Tengah mendukung aktif program ini. Ia menyatakan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. "Tahun 2045 Indonesia Emas tinggal beberapa tahun lagi. Indonesia bertekad akan menjadi negara maju dengan kemampuan ekonomi keempat di dunia. Ini adalah milik mereka, generasi muda," katanya. Ahmad Darodji menambahkan bahwa pelatihan ini adalah salah satu strategi untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia yang unggul. "Tujuannya, untuk menyiapkan mereka dalam menopang ekonomi Indonesia," ujarnya. Sejak 2018 hingga 2024, BAZNAS Jawa Tengah telah melatih 4.000 orang di sektor boga. Pada pelatihan UMKM kali ini, BAZNAS Jateng memberikan bantuan Rp302 juta untuk 103 peserta, sementara BAZNAS RI mengalokasikan Rp200 juta untuk 10 peserta program Z-Coffee.
BERITA03/03/2025 | Nikita Earlene Salsabila
Amil Baznas Lombok Tengah Ukir Prestasi di Tingkat Nasional Terbaik Ketiga dalam Fundraising Development Program
Amil Baznas Lombok Tengah Ukir Prestasi di Tingkat Nasional Terbaik Ketiga dalam Fundraising Development Program
Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Lombok Tengah. Muhamad Rudini, SKM, seorang amil Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Tengah, berhasil meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Ia terpilih sebagai terbaik ketiga dalam program pengembangan penggalangan dana (Fundraising Development Program) yang diselenggarakan oleh Baznas RI. Penghargaan ini diberikan dalam acara wisuda yang berlangsung di Baznas Institute, Jakarta, dihadiri oleh para amil Baznas dari seluruh Indonesia. Keberhasilan Muhamad Rudini ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Baznas Kabupaten Lombok Tengah. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari Bapak Muhamad Rudini dalam mengemban amanah sebagai amil Baznas. Rudini telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam mengembangkan strategi penggalangan dana yang inovatif dan efektif. Fundraising Development Program merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas amil Baznas dalam menggalang dana zakat, infak, dan sedekah. Program ini diikuti oleh amil dari seluruh Indonesia, dan melalui serangkaian seleksi dan penilaian, Muhamad Rudini berhasil meraih peringkat ketiga terbaik. Keberhasilan Muhamad Rudini ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengumpulan dana zakat di Kabupaten Lombok Tengah, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui program-program Baznas.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
UPZ Sengkol Serahkan Infak Rp2.950.000 kepada BAZNAS Lombok Tengah
UPZ Sengkol Serahkan Infak Rp2.950.000 kepada BAZNAS Lombok Tengah
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sengkol menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program BAZNAS Lombok Tengah dengan menyerahkan infak sebesar Rp2.950.000. Infak ini merupakan hasil pengumpulan dari masyarakat Desa Sengkol yang diserahkan langsung kepada Tim Pengumpulan BAZNAS Lombok Tengah, yang diwakili oleh Lalu Heru Hadibrata, pada hari Senin, 24 Februari 2025. Penyerahan infak ini merupakan bukti nyata dukungan masyarakat Desa Sengkol terhadap upaya BAZNAS Lombok Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan umat. "Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Desa Sengkol. Semoga infak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Lalu Heru Hadibrata. Dukungan masyarakat Desa Sengkol ini tidak hanya tercermin dari jumlah infak yang diserahkan, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang mereka tunjukkan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sengkol memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. BAZNAS Lombok Tengah mengapresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Sengkol dan seluruh masyarakat Desa Sengkol atas kontribusi yang telah diberikan. Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lombok Tengah.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Rumah Layak Huni dan Gerobak Produktif
BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Rumah Layak Huni dan Gerobak Produktif
Lombok Tengah – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan BAZNAS Lombok Tengah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program Rumah Layak Huni (Mahyani) yang merupakan kerjasama dengan PT Bank NTB Syariah, serta program gerobak produktif yang tersebar di wilayah Lombok Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 18-19 Februari 2025. Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program yang telah dilaksanakan berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif bagi para penerima manfaat. Perwakilan dari BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wakil Ketua II H. Abdul Hakim dan tim, bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Lombok Tengah, Sapoan, dan tim, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan berdialog dengan para penerima manfaat. Dalam kegiatan ini, tim melakukan pengecekan terhadap kondisi rumah layak huni yang telah dibangun, serta mengevaluasi penggunaan gerobak produktif yang telah diberikan. Tim juga berdiskusi dengan para penerima manfaat untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi dan memberikan solusi yang tepat. Hasil monitoring dan evaluasi ini akan menjadi bahan evaluasi bagi BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Lombok Tengah untuk meningkatkan kualitas program-program yang akan datang. Diharapkan, program-program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
TPQ Baitul Qurro' Mendo Gelar Wisuda Khotaman dan Imtihan ke-4, BAZNAS Lombok Tengah Beri Apresiasi
TPQ Baitul Qurro' Mendo Gelar Wisuda Khotaman dan Imtihan ke-4, BAZNAS Lombok Tengah Beri Apresiasi
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Baitul Qurro' Mendo sukses menggelar acara Wisuda Khotaman dan Imtihan ke-4 pada hari Ahad, 23 Februari 2025. Sebanyak 11 santri yang telah belajar Al-Qur'an dengan metode Qiroati diwisuda dalam acara yang penuh khidmat tersebut. Acara wisuda ini dihadiri oleh para orang tua santri, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Tengah Wakil Ketua II TGH Ma'arif Abdul Majid . Kehadiran BAZNAS Lombok Tengah dalam acara ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi terhadap para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Lombok Tengah memberikan penghargaan kepada masing-masing santri berupa uang tunai sebesar Rp250.000. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Acara wisuda ini merupakan momen yang membahagiakan bagi para santri, orang tua. Diharapkan, para santri yang telah diwisuda dapat menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
UPZ Bagu Serahkan Infak, Bukti Nyata Dukungan Masyarakat untuk Kemaslahatan
UPZ Bagu Serahkan Infak, Bukti Nyata Dukungan Masyarakat untuk Kemaslahatan
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Bagu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program BAZNAS Lombok Tengah dengan menyerahkan infak sebesar Rp990.000. Infak ini merupakan hasil pengumpulan dari masyarakat Desa Bagu yang diantarkan langsung ke kantor BAZNAS Lombok Tengah pada Kamis, 20 Februari 2025. Penyerahan infak ini merupakan bukti nyata dukungan masyarakat Desa Bagu terhadap upaya BAZNAS Lombok Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan umat. "Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Desa Bagu. Semoga infak ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar H.Halid Iswadi Tim Pengumpulan BAZNAS Lombok Tengah. Dukungan masyarakat Desa Bagu ini tidak hanya tercermin dari jumlah infak yang diserahkan, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang mereka tunjukkan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bagu memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. BAZNAS Lombok Tengah mengapresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bagu dan seluruh masyarakat Desa Bagu atas kontribusi yang telah diberikan. Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lombok Tengah.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
Kisah Sukses Penerima Z-KUP BAZNAS di Lombok Tengah Bukti Nyata Manfaat Zakat
Kisah Sukses Penerima Z-KUP BAZNAS di Lombok Tengah Bukti Nyata Manfaat Zakat
Senyum merekah terpancar dari wajah Nur Jumaah, seorang ibu rumah tangga asal Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Siang itu, di depan Masjid Agung Lombok Tengah, ia sibuk melayani pembeli es kelapa muda segar. Siapa sangka, di balik kesuksesannya berjualan, tersimpan kisah perjuangan dan harapan yang terwujud berkat bantuan zakat dari BAZNAS. Sebelumnya, Nur Jumaah hanya bekerja sebagai petani. Penghasilannya tidak menentu, bahkan seringkali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Namun, semangatnya untuk mengubah nasib tak pernah padam. "Saya selalu bermimpi punya usaha sendiri, agar bisa membantu suami mencari nafkah," ujar Nur Jumaah. Impian itu mulai terwujud ketika ia mendapatkan bantuan Z-KUP (Zakat untuk Kewirausahaan Produktif) dari BAZNAS. "Alhamdulillah, saya mendapatkan bantuan modal usaha dari BAZNAS," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Dengan bantuan gerobdak dan modal tersebut, Nur Jumaah berjualan es kelapa muda. Ia memilih lokasi di depan Masjid Agung Lombok Tengah karena strategis dan ramai pengunjung. Awalnya, ia hanya berjualan dengan gerobak sederhana. Namun, berkat kerja keras dan ketekunannya, usahanya semakin berkembang. "Alhamdulillah, sekarang saya bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk membantu keluarga. Bahkan, saya bisa menyekolahkan anak-anak," tuturnya. Keberhasilan Nur Jumaah adalah bukti nyata manfaat zakat yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS. Program Z-KUP telah memberikan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu di Lombok Tengah untuk mandiri secara ekonomi. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah membantu saya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka," ucap Nur Jumaah dengan tulus. Kisah inspiratif Nur Jumaah ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan program-program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Zakat yang disalurkan dengan tepat sasaran mampu mengubah hidup seseorang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
Rumah Impian Jadi Kenyataan: Kolaborasi BAZNAS Hadirkan MAHYANI di Lombok Tengah
Rumah Impian Jadi Kenyataan: Kolaborasi BAZNAS Hadirkan MAHYANI di Lombok Tengah
Kabar gembira datang dari Kabupaten Lombok Tengah. BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi NTB menyalurkan bantuan rumah layak huni (MAHYANI) kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 25 unit rumah telah disalurkan di dua desa, yaitu Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, dan Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang kurang mampu. Program MAHYANI ini bertujuan untuk memberikan hunian yang layak dan nyaman bagi masyarakat. Dalam kegiatan penyaluran ini, hadir Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi NTB, H. Abdul Hakim, SH, yang didampingi oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, Sapoan S.PdI, serta staf pelaksana dari kedua lembaga. Salah satu penerima bantuan, Mahnim, warga Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas bantuan rumah yang diterimanya. "Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BAZNAS. Rumah ini sangat berarti bagi kami," ujarnya. H. Abdul Hakim, SH, menyampaikan bahwa program MAHYANI ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima. Sementara itu, Sapoan S.PdI, menambahkan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten dan Provinsi ini merupakan bentuk sinergi yang kuat dalam membantu masyarakat. Ia berharap, program MAHYANI ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Lombok Tengah
JEMPUT ZAKAT PENGADILAN AGAMA LOMBOK TENGAH
JEMPUT ZAKAT PENGADILAN AGAMA LOMBOK TENGAH
Lombok Tengah – Tim Pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Tengah, yang dipimpin oleh H. Halid Iswadi, melakukan penjemputan zakat di Pengadilan Agama pada Kamis, 20 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Lombok Tengah untuk meningkatkan sinergi dengan berbagai instansi dalam pengelolaan zakat. Penjemputan zakat ini merupakan wujud nyata dari kerjasama yang baik antara BAZNAS Lombok Tengah dan Pengadilan Agama. Diharapkan, kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pengadilan Agama dalam pengelolaan zakat. Semoga zakat yang terkumpul ini dapat disalurkan kepada mustahik yang berhak," ujar H. Halid Iswadi. Zakat yang terkumpul dari Pengadilan Agama akan disalurkan melalui program-program BAZNAS Lombok Tengah yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Penyaluran zakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah. BAZNAS Lombok Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperluas jaringan pengumpulan zakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pengelolaan zakat di Lombok Tengah dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah Ikuti Sertifikasi Skema Pimpinan
Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah Ikuti Sertifikasi Skema Pimpinan
Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah baru-baru ini mengikuti program sertifikasi skema pimpinan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS di Baznas Institute. Program sertifikasi ini merupakan langkah strategis BAZNAS dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pemimpin lembaga amil zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 10-14 februari. Selama mengikuti program sertifikasi, peserta, termasuk Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah, diberikan materi pelatihan yang komprehensif. Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan zakat, seperti tata kelola organisasi yang baik, penghimpunan dan penyaluran zakat yang efektif, serta pengembangan sumber daya manusia. Selain mengikuti materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan para peserta lainnya dari berbagai daerah. Tujuan utama dari program sertifikasi ini adalah untuk menghasilkan pemimpin lembaga amil zakat yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas tinggi. Dengan mengikuti program ini, diharapkan Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah dapat membawa pulang ilmu pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam memimpin BAZNAS Lombok Tengah. Dengan semakin banyaknya pemimpin lembaga amil zakat yang memiliki sertifikasi kompetensi, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia dapat semakin berkualitas dan akuntabel. Hal ini akan berdampak positif bagi masyarakat, terutama bagi mustahik yang menjadi sasaran penyaluran zakat.
BERITA17/02/2025 | Humas BAZNAS Loteng
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
ZMart dari BAZNAS: Mendorong Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Ekonomi
Di tengah aktivitas ramai Jl. Iman Bonjol, Tanjung Selor, cerita inspiratif datang dari seorang ibu bernama Syarifah Latifah. Melalui program ZMart yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, Syarifah berhasil mengubah warung kecilnya menjadi usaha yang lebih profesional dan berdaya saing. Hal ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya. Program ZMart BAZNAS RI dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat mustahik, terutama kaum ibu, dengan menyediakan pelatihan, pendampingan, dan modal usaha. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menjelaskan, program ini bertujuan menciptakan warung modern yang efisien, sekaligus menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras. “Kami berharap kaum ibu dapat menjadi pilar ekonomi keluarga yang tangguh dan mandiri,” kata dia. Sementara sebagai penerima manfaat, Syarifah menyampaikan terima kasih pada BAZNAS. Bagi Syarifah, ZMart adalah titik balik yang mengubah hidupnya. "Dulu, warung saya hanya sederhana, sekadar cukup untuk kebutuhan harian. Namun, setelah mendapatkan pendampingan dari BAZNAS RI, saya belajar mengelola keuangan, menata barang, hingga melayani pelanggan dengan lebih baik," ucap dia. Berbekal pengetahuan baru, omzet warung Syarifah meningkat signifikan. Dengan pendapatan tersebut, ia tidak hanya mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, tetapi juga membantu tetangganya yang membutuhkan. “Program ini memberikan saya lebih dari sekadar modal, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar dia menambahkan. ZMart BAZNAS RI membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat dapat membantu kaum ibu seperti Syarifah menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS RI tidak hanya menciptakan warung modern, tetapi juga mengubah kehidupan banyak keluarga mustahik di berbagai daerah di Indonesia.
BERITA15/02/2025 | Humas
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Kisah Keberhasilan Balai Ternak: Zakat sebagai Solusi untuk Keberlanjutan Pakan
Di tengah hamparan rumput yang hijau di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berdiri sebuah komunitas yang penuh semangat: Berkah Tani. Kelompok ini menjadi salah satu penerima manfaat program Balai Ternak yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Dengan dukungan penuh dari dana zakat, mereka berhasil mengatasi tantangan utama yang sering dihadapi peternak domba: ketersediaan pakan. Salah satu peserta kelompok Berkah Tani adalah Ridwan. Setiap pagi, ia bersama anggota kelompok lainnya mengumpulkan tiga karung rumput segar untuk memberi makan ternak domba mereka. Rutinitas ini adalah bagian dari upaya memastikan keberlanjutan usaha peternakan yang menjadi sumber penghidupan bagi mereka. Sebelum bergabung dengan program BAZNAS, Ridwan menghadapi berbagai kendala dalam usahanya beternak domba. “Dulu, mencari pakan ternak menjadi tantangan besar. Ketika musim kemarau tiba, rumput segar sulit didapatkan, dan kami harus membeli pakan tambahan yang mahal,” ungkap Ridwan. Kondisi ini membuat keuntungan dari usaha ternaknya sangat minim, bahkan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, situasi berubah drastis ketika program Balai Ternak BAZNAS hadir di Desa Cimanggu. Melalui program ini, Ridwan dan anggota kelompok lainnya tidak hanya mendapatkan bantuan modal berupa bibit domba, tetapi juga pendampingan intensif untuk mengelola pakan secara mandiri. “Kami diajarkan cara memanfaatkan lahan kosong untuk menanam rumput gajah. Hasilnya, sekarang kami tidak lagi kesulitan mencari pakan,” ujar dia menjelaskan. Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pendekatan berkelanjutan yang diterapkan oleh BAZNAS. Dengan bimbingan tenaga ahli, kelompok Berkah Tani belajar menanam rumput gajah dan memanfaatkan limbah pertanian sebagai alternatif pakan. Metode ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, tetapi juga menekan biaya produksi. Ridwan menjelaskan, setiap pagi, mereka bersama-sama mengumpulkan rumput untuk kebutuhan ternak. "Selain itu, kami juga diajarkan cara membuat silase, yaitu pakan fermentasi yang bisa disimpan untuk jangka waktu lama. Ini sangat membantu, terutama saat musim kemarau.” Program Balai Ternak tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas peternakan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan jumlah ternak yang semakin bertambah dan kondisi kesehatan ternak yang terjaga, pendapatan kelompok tani ini meningkat secara konsisten. “Sekarang, setiap panen domba, pendapatan kami jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan bahkan menabung untuk keperluan lain,” kata Ridwan dengan rasa syukur. Keberhasilan ini juga berdampak pada perekonomian desa. Banyak warga yang terlibat dalam proses perawatan ternak, mulai dari pemanenan rumput hingga pengemasan silase. Selain itu, program ini membuka peluang bagi warga lain untuk belajar beternak domba dengan metode yang lebih modern dan efisien. Program Balai Ternak adalah salah satu inisiatif strategis BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui sektor peternakan. Dana zakat yang dihimpun dari umat Islam digunakan untuk memberikan bantuan modal, pelatihan, dan pendampingan kepada peternak kecil seperti Ridwan. Dengan pendekatan yang holistik, program ini tidak hanya bertujuan mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerimanya. Beberapa waktu lalu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA di Jakarta, menegaskan tentang urgensi program ini. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar memberi dampak yang nyata bagi mustahik. Program Balai Ternak dirancang untuk membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Kisah Ridwan dan kelompok Berkah Tani adalah bukti nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan ekonomi. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari umat Islam, program seperti Balai Ternak mampu memberikan harapan baru bagi mustahik di seluruh Indonesia. Ridwan berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak petani lain yang bisa merasakan manfaatnya. Dengan ilmu dan bantuan yang diberikan BAZNAS, kami bisa mandiri dan membantu orang lain di sekitar kami,” kata dia. Sebagai salah satu pilar Islam, zakat memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan sosial dan ekonomi. Melalui lembaga seperti BAZNAS, zakat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan pengelolaan yang transparan, umat Islam dapat yakin bahwa zakat mereka membawa manfaat besar bagi sesama. Ridwan mengajak umat Islam untuk terus mendukung BAZNAS. “Apa yang kami capai sekarang adalah berkat zakat dari saudara-saudara kita. Semoga semakin banyak yang sadar akan pentingnya berzakat, sehingga semakin banyak pula yang terbantu,” ucapnya. Program Balai Ternak Sukabumi adalah salah satu dari banyak inisiatif BAZNAS yang membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan, zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga sarana transformasi sosial.
BERITA15/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lombok Tengah.

Lihat Daftar Rekening →